Pernahkah kalian mengalami mata gerinda yang kalian pakai langsung rusak padahal mata gerinda tersebut masih baru? Atau mata gerinda yang kita gunakan tidak bekerja secara efektif? Permasalahan ini sering kali timbul dan membuat kita kecewa karena salah memilih merk mata gerinda. Padahal, bisa jadi kesalahan itu terjadi karena faktor lain.
Salah satu faktornya adalah kesalahan dalam memilih mata gerinda yang tidak sesuai dengan fungsinya. Pemilihan mata gerinda yang tidak sesuai bisa memicu rusaknya mesin gerinda maupun mata gerinda itu sendiri, hingga berakibat fatal yang dapat mengancam nyawa. Pemilihan mata gerinda yang tepat dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan membuat mata gerinda lebih awet.
Mata gerinda merupakan produk consumable yang bekerja dengan cara berputar dan bersentuhan dengan benda kerja sehingga benda tersebut mengalami pengikisan, penajaman, pengasahan maupun pemotongan. Jenis jenisnya pun beragam, tergantung dengan fungsinya.
Terdapat 4 jenis pengerjaan yang umum dilakukan dalam menggunakan mata gerinda. Lalu apa sajakah jenis pengerjaan itu? Dan apa saja macam macam mata gerinda yang bisa digunakan untuk pengerjaan tersebut? Berikut penjelasannya.
- Pengerjaan Logam (Metal Working)
Jika ingin menggunakan mata gerinda untuk logam terdapat 6 jenis mata gerinda yang bisa digunakan, berikut penjelasannya.
- Mata Gerinda Asah (Grinding Wheels)
Mata gerinda ini merupakan produk yang paling banyak dibutuhkan dan digunakan saat melakukan proses pengerjaan logam. Disebut sebagai “Grinding Wheel” karena berfungsi untuk mengikis permukaan logam, baik itu besi, baja maupun stainless steel. Produk jenis ini bisa anda temui pada barang dengan brand PFERD. Berikut merupakan salah satu produk unggulan PFERD dalam kagetori Grinding Wheels.

produk serupa lainnya dapat ditemukan disini
- Mata Gerinda Fleksibel (Flexible Disc)
Mata gerinda fleksible atau sering disebut “Flexible Disc” merupakan mata gerinda yang hampir mirip dengan mata gerinda asah. Yang menjadi pembeda antara Flexible Disc dan Grinding Wheels adalah ketebalannya, dimana Flexible Disc lebih tipis di bagian permukaan yang memiliki pola/pattern dibandingkan dengan Grinding Wheels. Flexible Disc cocok digunakan untuk mengikis permukaan logam khusus dan area area yang sempit/ terbatas. Untuk mata gerinda tipe ini kami merekomendasikan produk dengan brand PFERD berikut ini.
Gambar
Anda dapat menemukan detail produk berikut ini: Link
- Mata Gerinda Potong (Cutting Wheel)
Berbeda dengan lainnya, mata gerinda potong atau sering disebut “Cutting Wheel” ini memiliki bentuk yang datar dan ketebalannya bervariasi, mulai dari 3 sampai 8mm. Fungsi Cutting wheel sendiri hanya berfokus pada pemotongan media logam, mulai dari besi mildsteel, baja, hingga stainless steel dengan menyesuaikan spesifikasi produk. Salah satu produk yang kami rekomendasi untuk jenis mata gerinda ini adalah
Gambar
Anda dapat menemukan detail produk berikut ini: Link
- Sikat Gerinda (Steel Wire Brush)
Sikat Gerinda atau Steel Wire Brush ini diciptakan dengan 2 bentuk berbeda yaitu:
a. Wheel Wire Brush
b. Cup Wire Brush
Fungsi dari Sikat Gerinda adalah untuk membersihkan bagian permukaan logam yang dari adanya kotoran seperti karat, kerak, juga akibat dari proses oksidasi dari permukaan logam. Fungsi lainnya adalah untuk mengelupas lapisan permukaan kulit luar kayu. Salah satu produk yang kami rekomendasikan untuk Wheel Wire Brush adalah
Gambar
Anda dapat menemukan detail produk berikut ini: Link
Kemudian untuk produk Cup Wire Brush sendiri kami merekomendasikan produk berikut ini
Gambar
Anda dapat menemukan detail produk berikut ini: Link
- Amplas Gerinda Susun (Flap Disc)
Amplas Gerinda Susun atau sering dikenal sebagai Flap Disc adalah alat yang berfungsi untuk mengikis permukaan, baik permukaan logam maupun kayu. Pengikisan menggunakan Amplas Gerinda Susun untuk logam bertujuan untuk menghasilkan finishing permukaan yang rata dan halus/ mengkilap. Sedangkan untuk permukaan kayu bertujuan untuk menghilangkan lapisan luar kayu, seperti menghilangkan cat pada permukaan kayu, mengikis kayu hingga menghaluskan lapisan luar dari kayu. Untuk Amplas Gerinda Susun sendiri kami merekomendasikan produk berikut ini.
Gambar
Anda dapat menemukan detail produk berikut ini: Link
- Amplas Gerinda Datar (Fibre Disc)
Amplas Gerinda Datar atau biasa disebut Fibre Disc merupakan salah satu tipe mata gerinda yang biasa digunakan untuk proses finishing pada permukaan kayu dan logam. Meski memiliki fungsi yang mirip dengan Amplas Gerinda Susun (Flap Disc), namun terdapat perbedaan pada hasil pengamplasan. Untuk Flap disc sendiri hasil pengamplasannya lebih dalam dibandingkan dengan Fibre Disc oleh sebab itu Fibre Disc cocok untuk pekerjaan yang berbahan Logam yang bersifat perbaikan (restorasi). Sedangkan untuk Fibre Disc lebih banyak digunakan untuk proses finishing. Untuk Ampas dengan Gerinda Datar (Fibre Disc) kami merekomendasikan produk berikut ini.
Gambar
Anda dapat menemukan detail produk berikut ini: Link
2. Pekerjaan Bangunan (Concrete Working)
Terdapat 2 mata gerinda yang cocok untuk digunakan pada pekerjaan bangunan yaitu:
- Pisau Potong Keramik (Diamond Wheel)
Sesuai dengan namanya, pisau potong keramik/diamond wheel memiliki fungsi yaitu untuk memotong keramik. Berdasarkan jenisnya, pisau potong keramik memiliki 2 jenis, yaitu jenis basah, dan jenis kering. Pada pisau keramik dengan jenis basah, proses pemotongan harus menggunakan air sebagai media pendinginan dari mata pisau tersebut, sedangkan pada jenis kering, tidak memerlukan air. Untuk Diamond Wheel dengan jenis basah kami merekomendasikan produk berikut ini:
Gambar
Anda dapat menemukan detail produk berikut ini: Link
Untuk Diamond Wheel dengan jenis kering kami merekomendasikan produk berikut ini:
Gambar
Anda dapat menemukan detail produk berikut ini: Link
- Gerinda Tembok (Diamond Turbo Wheel)
Berbeda dengan pisau potong keramik, Diamond turbo wheel atau pisau gerinda tembok tidak berfungsi sebagai pemotong, melainkan sebagai pengikis pada bidang permukaan semen (cor/concrete), tembok, dan marble/granit. Penggunaan gerinda tembok bertujuan untuk menghasilkan permukaan yang rata (pada media tembok/cor), dan untuk meratakan serta mengikis sisi dari granit untuk menciptakan lekukan sesuai pola yang diinginkan.
3. Pekerjaan Tukang Kayu (Wood Working)
- Pisau Potong Kayu (Circular Saw)
Pada varian produknya, Circular saw diciptakan dengan berbagai jumlah mata gerigi atau biasa disebut dengan Teeth. Perbedaan pada pembuatan tipe circular saw tersebut bertujuan untuk menghasilkan kecepatan dan finishing hasil pemotongan yang berbeda, sebagai contoh jika Anda menggunakakan circular saw dengan jumlah mata gerigi banyak, maka waktu pemotongan akan lama, namun hasil potongan akan labih rapi. Hal ini berlawanan sebaliknya dengan circular saw yang diciptakan dengan mata gerigi yang lebih sedikit. Pada mata gerinda dengan tipe ini, kami merekomendasikan produk dengan brand PFERD berikut ini.
Gambar
Anda dapat menemukan detail produk berikut ini: Link
Enquiry
